Nasional

Rekonsiliasi dan Pemulangan Habib Rizieq Dua Hal Terpisah Nasional

Rekonsiliasi dan Pemulangan Habib Rizieq Dua Hal Terpisah. Jika terjadi rekonsiliasi seharusnya menjadi pertemuan yang tulus diantara dua tokoh bangsa tanpa harus dibebani permintaan-permintaan tertentu.

News, JAKARTA – Pengamat komunikasi politik Universitas Mercu Buana, Afdal Makkuraga menyebutkan sebaiknya dalam proses rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Joko Widodo tidak menambahkan embel-embel pemulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

“Rekonsiliasi dan pemulangan itu merupakan dua hal yang terpisah, kasus HRS itu tidak ada kaitannya dengan pilpres,” kata Afdal di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Jika terjadi rekonsiliasi, menurut dia, seharusnya menjadi pertemuan yang tulus diantara dua tokoh bangsa tanpa harus dibebani permintaan-permintaan tertentu.

Afdal menilai penting rekonsiliasi terjadi diantara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto agar masyarakat kembali bersatu kembali pascapemilu.

“Ke depan kan tidak ada lagi 01 atau 02 bahwa kemarin ada dukungan sampai 58 juta untuk Pak Prabowo itu adalah bagian dari proses demokrasi dan setelah proses pemilu selesai maka itu menjadi hilang, yang ada ialah rakyat Indonesia,” katanya.

Kemudian, untuk Habib Rizieq Shihab seharusnya tidak sulit untuk menyelesaikan persoalan tersebut. HRS bisa kembali ke Tanah Air, setelah itu melalui tahapan pemeriksaan sesuai hukum positif yang berlaku di Republik Indonesia.

Jika memang tidak bersalah, maka Habib Rizieq Shihab akan bebas dari kasus yang disangkakan padanya. “Kasus HRS itu murni sangkaan pidana, tidak ada menyangkut pilpres,” ujarnya.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close