Lifestyle

Kulit Ketiak Bruntusan dan Menghitam, Bisa Jadi Tanda Kulit Sensitif Lifestyle

Kulit Ketiak Bruntusan dan Menghitam, Bisa Jadi Tanda Kulit Sensitif. Kondisi kulit yang sensitif lebih mudah dimasuki zat iritan. Sehingga, ketika banyak zat iritan yang masuk, kondisi kulit akan lebih mudah meradang.

JAKARTA, News – Masalah pada kulit ketiak bia terjadi pada siapa saja, namun tak sedikit orang yang masih menganggapnya sebagai topik sensitif, sehingga memilih menyimpan masalah itu sendirin.

Beberapa masalah yang umum dialami, misalnya rasa gatal pada kulit ketiak, timbul bintil-bintil seperti beruntusan, hingga warna kulit ketiak yang menghitam.

Jika kamu mengalaminya, jangan dibiarkan, karena tanda-tanda tersebut menunjukkan bahwa kulit ketiak kamu sensitif.

Bahkan, dr. Melyawati Hermawan, SpKK mengatakan, kulit ketiak yang menghitam bisa jadi merupakan tanda iritasi kronis.

“Tandanya bisa macam-macam. Tidak hanya merah, gatal, bisa jadi gejala terakumulasi jadinya (kulit) gelap. Beruntus gatal itu juga bisa tanda iritasi.”

Benarkah Deodoran dapat Membuat Ketiak Hitam?

Hal itu diungkapkan Melyawati pada media gathering Dove Sensitive Deodorant di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Mely menjelaskan, kondisi kulit yang sensitif lebih mudah dimasuki zat iritan daripada kulit pada umumnya. Ketika banyak zat iritan yang masuk, kondisi kulit akan lebih mudah meradang.

Itulah mengapa, selain gejala-gejala yang telah disebutkan, beberapa tanda kulit ketiak sensitif atau iritasi adalah mengalami rasa panas dan kulit memerah.

Orang-orang yang memiliki kondisi kulit sensitif, cenderung memiliki risiko kulit ketiak sensitif yang lebih tinggi.

Namun, bukan berarti kamu yang tak memiliki kondisi kulit sensitif tidak akan mengalaminya.

Cara Terbaik Memilih Deodoran Berbahan Alami

“Daerah ketiak unik, karena lebih tipis dan lebih sering tergesek daripada area kulit lain. Jadi sekalipun kulit tidak terlalu sensitif, bisa saja kulit ketiaknya iritasi ketika terkena deodoran,” ujarnya.

Oleh karena itu, orang-orang dengan kulit ketiak sensitif harus lebih cermat membaca kandungan deodoran yang akan digunakan. Perhatikan tips berikut untuk menghentikan iritasi kulit ketiakmu.


1. Hindari parfum

Menurut Mely, bahan yang paling sering menyebabkan iritasi adalah parfum. Sehingga, hindari deodoran dengan kandungan parfum bagi pemilik kulit sensitif.

“Setiap orang berbeda keluhannya. Tapi untuk yang kulit sensitif, parfum akan membuat kulit iritasi dan kulit terasa terbakar,” katanya.


2. Pakai dalam kondisi kering

Hindari menggunakan deodoran dalam kondisi basah. Misalnya, segera setelah selesai mandi. Kondisi ketiak yang basah atau lembap justru memicu substansi yang membuat kulit menjadi iritasi.

Penggunaan deodoran justru disarankan dilakukan di malam hari, ketika ketiak dalam kondisi bersih, kering, dan produksi keringatnya paling sedikit.

Sebab, ketika kita mengaplikasikan deodoran pada kulit ketiak, target produk sebetulnya bukanlah kulit melainkan kelenjar minyak yang ada di dalamnya.

“Kalau pakai semalaman, produk sudah masuk ke dalam, sehingga menjaga keringat tidak sampai ke permukaan,” tutur Mely.


3. Berhenti menggunakan deodoran

Jika iritasi yang kamu alami sudah sangat mengganggu, stop penggunaan produk dan jangan aplikasikan apapun pada kulit ketiak selama beberapa minggu.

Biarkan kulit ketiakmu pulih terlebih dahulu dari kondisi iritasi. Termasuk tak menggunakan produk deodoran lain.

“Jadi, jangan dipaksakan jika sudah gatal, beruntus, dan lainnya,” kata Mely.

Kesalahan Umum Menggunakan Deodoran

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close