Food

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai? Food

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?. Gak semua bisa buat goreng sih, tapi…

Selama ini, sebagian besar orang membeli minyak goreng hanya berdasarkan mereknya saja. Padahal, sebenarnya minyak goreng di pasaran punya banyak jenis. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Minyak kelapa sawit

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Hampir semua orang di dunia menggunakan minyak jenis ini. Ada dua jenis minyak kelapa sawit, yakni warna keemasan untuk menggoreng dan kemerahan untuk dressing salad. 

Minyak kelapa sawit bisa membuat makanan jadi lebih krispi dan gurih. Sebab, minyak ini stabil di suhu tinggi. Sayangnya, kamu harus membatasi penggunaannya, karena mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi.

2. Minyak zaitun

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Selain minyak goreng atau minyak kelapa sawit, minyak zaitun juga cukup populer, karena dianggap baik untuk kesehatan. Minyak zaitun murni mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sangat tinggi. Ada pula zat antioksidan yang disebut polifenol sebanyak 77 persen.

Namun, minyak zaitun tidak bisa digunakan untuk menggoreng, karena tidak mampu bertahan di suhu tinggi. Lebih baik digunakan untuk menumis saja. Kamu juga bisa menggunakannya untuk dressing salad.

3. Minyak canola

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Minyak ini juga cukup sehat, karena mengandung omega-3 dan asam lemak tak jenuh. Bahan utamanya berupa ekstrak biji canola.

Tak heran kalau dipercaya dapat membantu mengontrol dan menurunkan kadar kolesterol. Sama halnya dengan zaitun, minyak canola juga tidak mampu bertahan di suhu tinggi.

4. Minyak biji bunga matahari

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Di Indonesia mungkin belum begitu populer minyak dengan bahan biji bunga matahari. Padahal tergolong cukup sehat, mengandung asam lemak tak jenuh dan asam linoleat. Lemak jenuhnya hanya 11 persen.

Kalau kamu pengin makan gorengan yang lebih sehat, mungkin bisa beralih ke minyak biji bunga matahari. Minyak ini bisa bertahan di suhu tinggi, kok.

5. Minyak wijen

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Minyak wijen berfungsi sebagai antioksidan dan mampu menghambat pembentukan kolesterol. Kandungan lemak tak jenuhnya tinggi dan terdapat asam phytate.

Minyak wijen biasanya digunakan untuk menumis atau dressing. Meski demikian, ada beberapa jenis minyak wijen yang tahan pada suhu tinggi, sehingga baik untuk menggoreng.

6. Minyak kacang

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Minyak kacang sesuai untuk segala jenis masakan, panggang atau tumis. Mau masak pada suhu tinggi juga bisa banget. Lemak tak jenuh tunggalnya 48 persen, lemak tak jenuh gandanya 34 persen, dan lemak jenuhnya hanya 18 persen.

Karena kandungan tersebut, kamu cukup bisa mengandalkannya untuk menurunkan kolesterol dan menghambat perkembangan kanker.

7. Minyak biji anggur

7 Jenis Minyak Goreng di Pasaran, Mana yang Paling Sering Kamu Pakai?

Minyak biji anggur memproduksi sejumlah senyawa aldehida yang lebih rendah dibandingkan mentega atau minyak hewani. Minyak ini kaya akan asam lemak jenuh yang stabil saat dipanaskan.

Kandungan lemak tak jenuh tunggalnya 17 persen, lemak tak jenuh ganda 73 persen, serta lemak jenuh 10 persen.

Itulah tujuh jenis minyak yang ada di pasaran. Mana yang paling sering kamu gunakan?

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close