Money

Persiapkan Diri untuk Hindari Wawancara Kerja yang Buruk Money

Persiapkan Diri untuk Hindari Wawancara Kerja yang Buruk. Jika Anda tertarik dengan pekerjaan tersebut namun proses wawancara tidak berjalan baik, Anda masih bisa pulih dengan beberapa langkah di bawah ini.

JAKARTA, News – Wawancara kerja memang sangat menegangkan. Kadang, meskipun kita sudah mempersiapkan diri dan tidur nyenyak sehari sebelumnya, wawancara kerja tetap berjalan dengan buruk.

Jika Anda tertarik dengan pekerjaan tersebut namun proses wawancara tidak berjalan baik, Anda masih bisa pulih dengan beberapa langkah di bawah ini.

1. Beri Waktu HRD dan Siapkan Jawaban

Jika Anda masih dalam proses wawancara, maka hal yang Anda lakukan adalah memberi waktu manajer perekrutan (HRD) untuk berbicara.

Jangan biarkan diri Anda terus mengoceh tanpa rem. Yang penting jangan panik, tarik napas dalam-dalam dua sampai tiga kali dan cobalah memberi waktu HRD untuk bicara.

“Kamu hanya perlu menghentikan pemikiran dan berhenti sejenak. Geser kembali pembicaraan untuk membiarkan mereka berbicara,” kata Kerry Hannon, seorang penulis buku dilansir dari CNN, Sabtu (6/6/2019).

Baca: Gunakan Kecerdasan Emosional saat Wawancara Kerja, Begini Caranya

Setelah memberikan waktu, Anda harus mempersiapkan jawaban atas pertanyaan HRD.

Pertanyaan seperti, “Apa yang Anda lihat sebagai tantangan terbesar bagi orang yang mengambil posisi ini?” Atau “Bagaimana Anda menggambarkan budaya perusahaan?”, itu mungkin dapat membantu Anda.

Ini dapat membantu Anda menyiapkan jawaban tentang siapa Anda sebagai pekerja, keahlian Anda, dan kontribusi unik yang dapat Anda tawarkan jika sebelumnya Anda telah merasa wawancara telah gagal.

“Rangkai menjadi pesan sederhana,” kata Anna Bray, seorang pelatih eksekutif dan pelatih karier di Jody Michael Associates dikutip CNN, Sabtu (6/6/2019).

2. Berikan Ungkapan Terima Kasih

Ya, Anda harus memberikan ungkapan terima kasih bahkan jika Anda pikir wawancara tersebut gagal. Ungkapan terima kasih mampu menunjukkan keanggunan, itu juga memberikan Anda kesempatan untuk mengatakan keterampilan yang terlewat selama wawancara.

Namun, berhati-hatilah untuk tidak mengatakan kelemahanmu yang mungkin diabaikan pewawancara.

Hannon mengatakan, jangan pula mengatakan permintaan maaf atau apapun yang membuatmu jelek saat wawancara.

“Hanya saja, jangan meminta maaf atau mengaku mengacau selama wawancara. Katakan kata-kata yang positif,” kata Hannon.

3. Gunakan Referensi Anda

Jika Anda punya seorang referensi di perusahaan, gunakanlah jasanya. Minta tolonglah pereferensi untuk memperbaiki hasil wawancara Anda dan menjelaskan keterampilan yang belum sempat Anda utarakan.

Selain itu, biarkan referensi Anda tahu tentang wawancara dan bilang Anda akan menunggu telepon dari perusahaan tersebut.

“Minta mereka untuk mengulangi hal yang mungkin Anda merasa tidak baik, atau menyoroti sesuatu yang Anda dan pewawancara bicarakan,” saran Bray.

4. Lengkapi Wawancara Anda

Jika Anda tidak berusaha keras selama wawancara, tindak lanjuti dengan materi pendukung tambahan yang menyoroti keterampilan dan pengalaman Anda.

Georgene Huang, CEO dan salah seorang pendiri Fairygodboss, mengenang seorang kandidat yang mengirim presentasi usai wawancara. Kandidat tersebut merinci apa yang ia bayangkan dicapai dalam 30, 60, dan 90 hari pertama dalam pekerjaan.

“Calon itu benar-benar melampaui, menunjukkan bahwa dia benar-benar menginginkan pekerjaan itu,” katanya.

5. Belajar Dari kesalahanmu

Tidak semua wawancara berjalan dengan sempurna, jadi penting untuk belajar dari kesalahan Anda. Duduk dan tinjau bagian mana yang berjalan dengan baik dan bagian mana yang perlu diperbaiki.

Bahkan, bagi banyak orang menjawab pertanyaan lebih lambat saat interview akan mengurangi kesalahan-kesalahan di depan.

“Ini bukan balapan. Jangan mengoceh cepat-cepat, percaya diri, dan tenanglah,” ucap Hannon.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close