Nasional

Prabowo: Kemenhan Masih dalam Taraf Belanja Masalah Nasional

Prabowo: Kemenhan Masih dalam Taraf Belanja Masalah . Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto memastikan bahwa saat ini pihaknya masih menginventarisir setiap persoalan.

JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto memastikan bahwa saat ini pihaknya masih menginventarisir setiap persoalan pertahanan Indonesia.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan kembali membahas arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta Kemenhan memprioritaskan hingga mengembangkan industri pertahanan nasional.

“Tadi (ratas) Polhukam, tadi baru garis besar tentang pengarahan soal politik hukum keamanan kemudian penjabaran oleh Menko. Kita menjabarkan, kita masih dalam taraf katakanlah belanja masalah, inventarisasi masalah,” ujar Prabowo di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019.

Prabowo memastikan bahwa dirinya bersama Wamenhan Wahyu Sakti Trenggono tengah membahas langkah apa saja yang akan dilakukan Kemenhan dalam lima tahun ke depan.

Mantan Danjen Kopassus itu ingin setiap kebijakan Kemenhan bisa dilakukan dengan tepat. “Saya kira seperti itu. Berilah kami waktu beberapa saat,” imbuh dia.

Menhan dan PanglimaMenhan dan Panglima TNI (Foto: Puspen TNI)

Prabowo belum memastikan apakah pihaknya akan melakukan perombakan rencana strategis (renstra) di Kemenhan. Pasalnya, ia masih mengkaji kebijakan apa saja yang akan menjadi prioritas. “Kita ini dalam rangka kita mengkaji dulu,” singkat dia.

Terpisah, Wamenhan, Trenggono memastikan bahwa pihaknya akan mendorong Kemenhan untuk belajar teknologi apa saja yang belum dikuasai Indonesia.

“Bahwa ada teknologi tinggi yang belum kita kuasai tidak apa-apa tapi dalam prosesnya kita harus belajar, masak kita kalah. Negara kita gede banget lho, apa lagi perang ke depan bukan hanya soal persenjataan. Tapi juga soal cyber defense, soal biologi, soal pangan,” terang dia.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close