230

Mantap Laporkan Irwansyah, Medina Zein Merasa Somasi Diabaikan 230

Mantap Laporkan Irwansyah, Medina Zein Merasa Somasi Diabaikan. Kasus dugaan penggelapan dana yang diungkap pengusaha Medina Zein menyeret nama Irwansyah terkait buntut masalah bisnis kue artis yang melibatkan keduanya.

Jakarta – Kasus dugaan penggelapan dana yang diungkap pengusaha menyeret nama terkait buntut masalah bisnis kue artis yang melibatkan keduanya.

Sebelumnya Medina mengaku telah melayangkan somasi yang diakui telah dihiraukan Irwansyah. Ia mengaku hingga saat ini tak ada komunikasi lebih lanjut dengan Irwansyah.

“Aku dari kemarin udah nunggu itikad baik dari dia, ketemu atau apa, nggak ada kalau aku ngejar dia kayak aku yang perlu banget padahal udah jelas dari awal aku minta kejelasan dari semua ini tapi nggak ada telepon, komunikasi,” ujar Medina saat ditemui di Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

“Karena aku sama suami nggak mau ribet, kalau ini harus menempuh jalur hukum yaudah. Kita ikutin aja semuanya kita bisa buktikan siapa yang benar, siapa yang salah di kepolisian,” sahutnya.

Atas kejadian ini, Medina menyebut Irwansyah tak mau menjalankan proses audit. Hal ini menjadi alasan Medina menaruh curiga lebih dengan Irwansyah.

“Kita harus audit resmi melalui KAP tadi, yang dia banyak menolak. Jadi timbul banyak pertanyaan dong,” sahut Lukman selaku kuasa hukum Medina.

Akhirnya Medina melakukan audit sendirian dan menemukan penggelapan dana sebanyak hampir Rp 1,9 milliar ke rekening perusahaan lain yang tak diketahui Medina.

“Aneh, masa diaudit nggak mau. Terus aku sendiri diaudit, maksudnya walaupun nggak ada pemegang saham lain diaudit, kita juga pengin tahu kan profit kita realnya berapa, terus ada kebocoran di mana kan bisa tahu,” lanjut Medina.

Atas kasus tersebut, Irwansyah telah dilaporkan ke Polrestabes Bandung dengan tuduhan pasal 372 dan 374 KUHP.

Simak Video “Kasus dengan Sahabat Sendiri, Medina Zein: Bisnis adalah Bisnis!”


Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close