Lifestyle

2 Pasangan Selebriti Tanah Air Ini Buat Perjanjian Pranikah, Ini 5 Manfaatnya! Lifestyle

2 Pasangan Selebriti Tanah Air Ini Buat Perjanjian Pranikah, Ini 5 Manfaatnya!. Perlukah perjanjian pranikah untuk pasangan calon pengantin? Ketahui dulu lima manfaatnya.

Saat pasangan kekasih memutuskan untuk menikah, banyak hal yang perlu menjadi pertimbangan. Mulai dari kesiapan mental, finansial, hingga konsep pernikahan yang akan dijalani. Semuanya harus benar-benar dibicarakan dengan baik agar nantinya tidak timbul kesalahpahaman.

Beberapa pasangan calon pengantin malah ada yang memutuskan untuk melakukan perjanjian pra-nikah atau prenuptial agreement. Meskipun kedengarannya tidak lazim di Indonesia, hal ini ternyata diatur oleh hukum dalam Pasal 29 Ayat 1 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Bunyinya adalah “Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai pencatat perkawinan setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga tersangkut.”

Cincin pernikahan

Ada pula selebriti yang melakukan perjanjian pranikah ini. Pertama ada pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Pasangan fenomenal yang kerap tampil mesra ini diketahui membuat perjanjian pranikah berdasarkan kesepakatan keduanya. Salah satu isi perjanjian tersebut adalah harta istri akan tetap menjadi harta istri apapun yang terjadi.

Kemudian ada pasangan Glenn Alinskie dan Chelsea Olivia. Pasangan yang telah dikaruniai satu orang anak itu membuat perjanjian pranikah dengan tujuan untuk menjalani porsi masing-masing dalam kehidupan rumah tangga. Perjanjian itu mengatur kewajiban dan hak sebagai suami istri sehingga masing-masing pihak saling menghormati.

Lantas, pentingkah perjanjian pranikah? Melansir Fox Business, Minggu (30/6/2019), inilah 5 alasan yang bisa menjadi bahan pertimbangan:

Infografis

1. Apabila salah satu pihak memiliki lebih banyak aset

Jumlah aset atau harta yang dibawa oleh calon suami dan istri mungkin berbeda. Perjanjian pranikah dibutuhkan untuk berjaga-jaga dan mengatur harta tersebut apabila pahitnya pernikahan berakhir. Dengan begitu jelas aset atau harta yang bisa dibawa oleh masing-masing pihak.

2. Apabila salah satu pihak memiliki penghasilan lebih banyak

Beberapa pasangan mungkin tidak masalah jika ada salah satu pihak yang memiliki penghasilan lebih tinggi atau lebih banyak. Tak jarang hal ini menjadi perdebatan di kemudian hari. Dengan mengatur pembagian penghasilan, masalah bisa dihindari.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close