Hype

Selain Sunny, 7 Film Korea Ini Juga Layak Di-remake ke Versi Indonesia Hype

Selain Sunny, 7 Film Korea Ini Juga Layak Di-remake ke Versi Indonesia. Cocok sama penonton Indonesia

Segala hal tentang Korea hingga saat ini masih mampu memukau masyarakat Indonesia. Tak hanya tentang wisata dan budayanya, banyak tayangan dari industri hiburan Korea yang di-remake atau di adaptasi oleh sineas Indonesia, seperti sinetron-sinetron yang pernah booming atau menuai kontroversi karena kemiripannya. 

Beberapa tahun belakangan ini kita juga disuguhkan dengan film yang di-remake dari film Korea. Film Bebas, Sunyi dan Sweet 20 contohnya. Tak hanya Sunny yang di-remake jadi film Bebas, ternyata beberapa film berikut juga cocok untuk di-remake ke dalam versi Indonesia. Yuk, lihat daftarnya.

1. Parasite (2019)

Film ini bercerita tentang Kim Ki-woo dan keluarganya yang miskin melakukan penipuan pada keluarga Park. Semua dimulai saat Ki-woo ditawari menjadi guru les bahasa Inggris untuk anak perempuan Park bernama Park Da-hye.

Melihat berbagai masalah yang ada di keluarga ini, Ki-woo berusaha memasukkan satu per satu anggota keluarganya untuk bekerja di sana. Namun masalah terjadi ketika pembantu lama keluarga Park mengetahui perbuatan mereka.

Jika kamu sudah melihat film ini pasti kamu tahu ada beberapa masalah di film ini yang sama persis seperti yang terjadi di Indonesia. Seperti besarnya jurang antara si miskin dan si kaya, pengangguran dan kemiskinan di mana-maka serta masalah banjir yang masih belum teratasi. Kamu juga bisa melihat bagaimana seseorang berubah menjadi jahat karena desakan situasi.

2. Extreme Job (2019)

Film action comedy ini mengangkat kisah tentang satuan di kepolisian yang bertugas menangkap bos dari gembong narkoba. Meski beranggotakan orang-orang hebat, namun mereka hanya dianggap sebelah mata oleh rekan sesama polisi. Demi membuktikan diri, tim yang dipimpin oleh Chief Go membuka warung ayam goreng di samping markas yang dicurigai sebagai tempat penyaluran narkoba ini.

Meskipun jarang digarap oleh sineas indonesia, kisah lucu bercampur aksi para polisi pasti disukai oleh penonton Indonesia. Apalagi ketika tim yang nyaris berubah haluan karena kesuksesan ayam gorengnya.

Mengingat di Indonesia banyak bisnis kuliner yang bisa di jadikan latar cerita, kira-kira kalau di Indonesia restoran ayam gorengnya bakal berubah jadi apa, ya?

3. Midnight Runners (2017)

Film ini bercerita tentang Park Ki-joon dan Kang He-jeol yang menjadi siswa di Akademi Kepolisian. Keduanya memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda. Saat menikmati hari liburnya mereka justru melihat seorang gadis diculik. Ternyata ini bukan penculikan biasa, ada keterlibatan sebuah sindikat dan klinik kesuburan di sana.

Sama seperti Extreme Job. Film yang membahas siswa di Akademi Kepolisian ini masih langka di Indonesia. Padahal semangat juang dan jiwa muda mereka bisa dijadikan cerita yang menarik. Apalagi melihat kenekatan kedua tokoh untuk menangkap para sindikat. Bayangkan saja jika aktor muda Indonesia membintangi film ini.

4. Live Risking Romance (2017)

Film ini bercerita tentang Han Je-in seorang penulis novel misteri yang tertarik dengan kasus pembunuhan berantai yang terjadi di kotanya. Kasus ini ditangani oleh Seol Rok-hwan, detektif sekaligus sahabat Je-in.

Di tengah usahanya ini Je-in bertemu dengan Jason Chen, seorang profiler FBI yang bertugas di Korea. Hubungan keduanya makin dekat. Namun, di saat yang sama Je-in justru menyadari kalau pembunuh berantai itu adalah orang terdekatnya.

Yang menarik di film ini bukan hanya tentang teka-teki siapa pembunuh sebenarnya tapi juga tentang cinta segitiga yang ada di sana. Tentang seorang sahabat yang selama ini mencintai Je-in sementara Je-in justru jatuh cinta kepada sosok sempurna seperti Jason.

Kira-kira seperti cinta segitiga ala Farel, Rachel dan Luna di film Heart. Hanya saja ini versi thriller romantik komedi.

5. The Beauty Inside (2015)

Film ini bercerita tentang Woo-jin yang mencintai Ji-soo. Tapi dia hanya bisa memendam rasanya karena tiap hari fisik Woo-jin akan berubah-ubah seperti orang lain. Hal ini tentu saja membuat Ji-soo tak bisa mengenali Woo-jin.

Satu-satunya cara agar Woo-jin bisa berdekatan dengan Ji-soo hanya dengan datang ke tokonya dan membeli beberapa barang disana. Namun perlahan akhirnya Ji-soo sadar bahwa orang yang selama ini ada di sekitarnya adalah orang yang sama dengan tubuh yang berbeda.

Meskipun memiliki masalah yang berbeda ada dengan Woo-jin tapi jatuh cinta diam-diam tentu pernah dialami oleh banyak orang. Apalagi kamu hanya bisa mencintai dan mengagumi dari jauh. Inilah yang menjadi nilai jual film The Beauty Inside. Apalagi jika nanti orang-orang yang akan memerankan tokoh Woo-jin adalah aktor dan aktris ternama.

Wah, kalau di-remake kira-kira aktor dan aktris siapa ya, yang cocok memerankan Woo-jin? Bakal bertabur bintang pastinya!

6. Mourning Grave (2014)

Tak lengkap rasanya jika tidak memasukkan film horor ke dalam daftar ini. Film horor ini dipilih karena kisahnya yang menarik. Bercerita tentang In-soo murid SMA yang memiliki kemampuan melihat hantu.

In-soo yang baru pulang ke kampungnya justru bertemu dengan hantu wanita yang kehilangan ingatan. Mereka menjadi teman akrab bahkan hantu wanita ini membantu In-soo untuk meminta maaf kepada almarhum sahabatnya.

Hantu wanita ini pun memberitahu In-soo tentang Sae-hee, hantu yang penuh dendam. Saat menyelidiki tentang hantu ini, In-soo justru mendapat kenyataan yang mengejutkan.

Hal menarik dari film ini bukan hanya nuansa horor yang ditawarkannya, tapi juga persahabatan dan kesedihan yang terdapat di dalamnya. Selain itu, horor yang menampilkan kehidupan anak SMA cukup disukai oleh remaja Indonesia. Ending- nya pun memberi sebuah kejutan.

7. Don’t Worry, I’m a Ghost (2012)

Film ini bercerita tentang Le Mon-ki yang mengalami amnesia karena kecelakaan. Dia bertemu dengan seorang hantu cantik yang bernama Yeon-hwa.  Yeon-hwa selalu mengikuti Mon-ki bahkan membantu Mon-ki untuk mendapatkan ingatannya.

Meskipun awalnya risih akhirnya Mon-ki nyaman dengan keberadaan Yeon-hwa. Mon-ki juga akhirnya tahu tentang penyebab kematian Yeon-hwa. Ternyata Yeon-hwa mati karena dibunuh oleh perampok yang masuk ke rumahnya. Saat mengetahui sejarah Yeon-hwa, ingatan Mon-ki perlahan kembali. Ternyata kematian Yeon-hwa ada hubungannya dengan Mon-ki.

Meskipun ada kisah hantu di film ini, film ini lebih cocok disebut dengan drama komedi. Meski ada teka-teki yang harus dipecahkan, tapi film ini menawarkan kisah yang ringan dan menyentuh. 

Bagi kamu yang sudah tahu kisah di film-film Korea tadi, setuju gak kalau film ini di-remake versi Indonesia?

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close