Business

Startup Kini Merambah Warung Tradisional Business

Startup Kini Merambah Warung Tradisional. Seperti apa konsepnya?

Jakarta – Perusahaan rintisan alias startup supply chain bernama Klikdaily, akan memberdayakan warung tradisional untuk mendapatkan kemudahan dalam akses produk barang-barang konsumen yang siap dijual.

Seperti apa konsepnya?

1. Penyederhanaan jalur distribusi barang

Startup Kini Merambah Warung Tradisional

CEO Klikdaily Amos Gunawan mengatakan, pihaknya melakukan upaya penyederhanaan jalur distribusi barang-barang konsumen (Fast Moving Consumer Goods/FMCG), sehingga mempermudah usaha warung tradisional.

Dilansir dari Antara, Klikdaily melakukan pengintegrasian aktivitas pengadaan barang dan pelayanan, transportasi, dan persediaan stok produk, hingga sampai di pelanggan melalui Integrated Supply Chain Management (ISCM).

“Layanan yang kami berikan kepada para warung adalah mini ERP yang di tunjang dengan ISCM, di mana hal kompleks ini kami sederhanakan melalui aplikasi, sehingga teknologi mudah diterima di kalangan mana pun dan dapat mempermudah usaha mereka”, ujarnya.

2. Apa keuntungannya untuk warung tradisional?

Startup Kini Merambah Warung Tradisional

Sejumlah keunggulan akan diterima oleh mitra warung tradisional nantinya dalam pengembangan bisnis mereka.

Mulai dari ketersediaan barang yang terjamin, pengembangan warung, hingga pemberian edukasi terkait bisnis mitra.

3. Klaim Klikdaily punya ribuan mitra

Menurut Amos, hingga Agustus 2019, telah memiliki ribuan mitra yang tersebar di beberapa wilayah Jabodetabek, Karawang, dan Serang. Selain itu, siap mengembangkan hingga ke Bandung dan Yogyakarta dalam waktu dekat ini.

“Kami tidak akan henti berjuang untuk memajukan UMKM khususnya warung, dan dalam jangka dekat ini 1 juta warung akan kami berdayakan,” katanya.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan kampanye, “Belanja di Warung Tetangga” untuk memberdayakan pemilik toko tradisional.

“Kampanye ini berupa undian belanja berhadiah di 34 warung yang telah ditentukan di seluruh kecamatan di Kabupaten Sleman,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani di Sleman, Rabu (25/9).

Menurut dia, kampanye tersebut merupakan upaya Disperindag Kabupaten Sleman untuk memberdayakan pemilik toko tradisional dan retail lokal agar mampu bersaing dengan toko modern.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close