Kabar

Temuan DPR, Masih Ada Perusahaan Tak Bayar THR Sesuai Ketentuan

Temuan DPR, Masih Ada Perusahaan Tak Bayar THR Sesuai Ketentuan. Menjelang hari raya Idul Fitri 2019, Komisi IX DPR RI menerima laporan masih terdapat perusahaan yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai ketentuan.

News, JAKARTA — Menjelang hari raya Idul Fitri 2019, Komisi IX DPR RI menerima laporan masih terdapat perusahaan yang tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai ketentuan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI menerima laporan ada satu perusahaan di Provinsi Banten yang membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) para karyawannya, namun tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah mendapat laporan dari beberapa organisasi pekerja dan keterangan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Provinsi Banten, ditemui satu perusahaan yang membayar THR karyawannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Saleh dalam keterangan tertulis, Rabu (29/5/2019).

Menurut politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini pelanggaran yang ditemukan dimana perusahaaan membayarkan THR tidak sesuai ketentuan. Seperti diketahui, karyawan dengan masa kerja satu tahun lebih mendapatkan THR sebesar 1 bulan gaji.

“Namun perusahaan tersebut membayar nominal THR kurang dari 1 bulan gaji. Bahkan beberapa diantaranya ada yang menyicil,” katanya.

Meski begitu, Saleh mengharapkan perusahaan yang ada segera membayar THR sesuai ketentuan. Pasalnya masih tersedia waktu untuk memenuhi aturan sebelum pemerintah mulai menerapkan sanksi.

“Kami datang 8 hari sebelum hari raya, artinya masih belum masuk dalam batas akhir pembayaran THR, dimana batas akhir yang ditetapkan untuk pembayaran THR itu 7 hari sebelum hari raya” katanya.

Dijelaskan Saleh, tahun lalu di Banten ada beberapa perusahaan yang melanggar ketentuan dalam pembayaran THR. Kala itu bukan hanya nominalnya saja yang kurang dari ketentuan yang berlaku, namun tidak sedikit perusahaan yang membayar THR melebihi waktu yang ditentukan, bahkan ada perusahaan yang membayarkan THR lebih dari empat bulan setelah hari raya. “Ini yang perlu ditindaklanjuti, jangan sampai kejadian tahun lalu terulang kembali,” pungkas Saleh.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close