Life

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn Life

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn. Di LinkedIn, kamu gak sebebas seperti di medsos lainnya lho

Mungkin kamu sudah akrab dengan LinkedIn, terutama kamu yang sudah berkarier. LinkedIn sendiri merupakan platform profesional yang bermanfaat untuk kariermu karena bisa membantumu mencari kerja serta jaringan koneksi. 

Sebagai medsos profesional, LinkedIn kerap digunakan oleh para recruiter untuk mencari kandidat terbaik versi mereka. Bukan tidak mungkin, recruiter akan melirik profil LinkedIn kandidat saat melakukan proses rekrutmen. Karenanya, sebaiknya kamu menghindari 15 kesalahan ini saat menggunakan LinkedIn.

1. Memasang foto profil sembarangan

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Guys, jangan sekali-kali menggunakan foto selfie, foto berkelompok, foto keluarga, foto liburan, foto seksi, animasi, atau potongan dari foto grup sebagai foto profil LinkedInmu, ya.

Foto yang dipasang untuk foto profilmu harus sopan, jelas, dan bisa mencerminkan dirimu dengan baik. Kamu harus memastikan wajahmu terlihat jelas dengan latar belakang sederhana dan dalam posisi mengenakan baju rapi.

2. Menampilkan informasi profil secara tidak jelas atau kurang lengkap

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Karena LinkedInmu bisa dibilang CV digitalmu, maka hindari membuat profil ala kadarnya tanpa menjelaskan skill dan pengalaman kerja. Tidak hanya rugi buatmu sendiri, orang lain bisa jadi akan menilai kamu tidak serius.

Alangkah baiknya untuk menampilkan info sejelas-jelasnya mengenai tempat kerjamu sebelumnya lengkap dengan posisi dan semua tanggung jawab yang kamu pegang di sana.

Kalau kamu pernah terlibat dalam kegiatan proyek, kamu bisa menambahkan infomasi tentang hal itu. Kalau mau, kamu juga bisa membuat keyword tertentu dalam profilmu. Dengan begitu, orang lain akan mudah menemukanmu di LinkedIn.

3. Menampilkan informasi palsu atau berbohong

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Jangan pernah menampilkan informasi palsu di LinkedIn karena justru bisa merusak peluang kariermu. Para recruiter akan selalu mengkonfirmasi kebenaran hal yang kamu tulis di LinkedIn.

Mereka tidak segan akan menghubungi berbagai instansi yang sudah kamu tulis di profil LinkedInmu. So, tetap jujur dan percaya dengan kemampuanmu sendiri ya, guys!

4. Menampilkan status atau informasi profil dengan ejaan atau grammar yang salah

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Saat akan memposting status atau memperbarui informasi di profil LinkedIn, kamu harus memastikan bahwa ejaan yang kamu tulis sudah benar. Kalau kamu yang menuliskannya dalam bahasa Inggris, pastikan grammarnya sudah tepat.

Gaya penulisan yang benar gak hanya akan menunjukkan kualitas menulismu, tapi juga akan bisa menggambarkan dirimu secara keseluruhan. Selain itu, pastikan kamu tidak membuat typo atau kesalahan ketik sekecil apapun karena ini bisa mengalihkan perhatian recruiter.

5. Memposting status berupa foto atau kegiatan personal yang tidak berhubungan dengan pekerjaanmu

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Di LinkedIn, kamu tidak boleh memposting status, aktivitas, atau foto yang tidak berhubungan dengan pekerjaanmu, seperti lelucon, foto keluarga atau piknik, dan hal-hal lainnya yang bersifat personal.

Untuk memposting hal-hal seperti itu, kamu bisa melakukannya di medsos lain, seperti facebook, instagram, atau twitter. Sementara itu, LinkedIn adalah jaringan profesional sehingga sebaiknya kamu hanya memposting segala kegiatan terkait pekerjaan atau kehidupan profesionalmu.

6. Menulis status atau komentar dengan tutur bahasa yang tidak atau kurang sopan

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Tidak sedikit recruiter yang membuka LinkedIn setiap hari. Mereka bisa saja mengamati profilmu dan segala aktivitasmu di LinkedIn karena memang bisa di-track. Karenanya, jangan pernah menuliskan status atau komentar berbau negatif, bahkan menyerang orang lain dengan kata-kata pedas. Sikapmu di LinkedIn bisa jadi akan ditelusuri secara mendalam dan jadi pertimbangan serius bagi para recruiter, lho!

7. Memposting keluh kesah tentang atasan, kolega, atau perusahaan tempatmu bekerja sebelumnya

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Jangan pernah memposting keluh kesahmu di LinkedIn, apalagi terkait dengan pekerjaan-pekerjaanmu. Seburuk apapun kondisi di tempatmu bekerja, entah karena faktor lingkungan, atasan, atau rekan kerja, jangan pernah menjelek-jelekannya melalui status di situs ini.

Selain tidak etis, memposting hal tersebut juga akan menunjukkan sikapmu yang tidak profesional dan ini bisa menjadi penilaian buruk oleh recruiter lho. So, hati-hati ya guys!

8. Terlalu sering memposting status kegiatan, foto, atau artikel

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Seperti halnya di medsos lain, hindari memposting status atau membagikan artikel terlalu banyak di halaman LinkedIn. Postingan-postinganmu bisa jadi spam yang membuat jaringan koneksimu merasa terganggu.

Kamu harus melihat seberapa banyak status yang kamu posting setiap harinya sehingga tak berlebihan. Idealnya, kamu bisa memposting status atau membagikan artikel hingga dua atau tiga kali per hari atau beberapa kali per minggu.

9. Jarang update atau bahkan jarang membuka LinkedIn

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Terlampau sering memposting status di LinkedIn memang sebaiknya tidak kamu lakukan, tapi tidak pernah update status sama sekali juga sebaiknya kamu hindari. Asal tidak berlebihan, kamu bisa memposting berbagai kegiatan pekerjaanmu sekaligus menunjukkan keahlianmu.

Dari sini, kamu bisa meninggalkan kesan positif kepada recruiter sehingga peluang karirmu lebih lebar. Selain itu, kamu juga sebaiknya secara rutin memperbarui profil LinkedInmu untuk menunjukkan perkembangan kariermu.

10. Mengirim atau menerima semua permintaan koneksi

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Mungkin kamu boleh punya teman di facebook yang sebenarnya tidak kamu kenal di dunia nyata. Tapi di LinkedIn, sebaiknya kamu berteman dengan orang-orang yang kamu kenal saja. Ya, kamu harus hati-hati dengan jaringan koneksi yang terhubung denganmu di LinkedIn.

Bukan tidak mungkin, salah satu koneksi yang tidak kamu kenal ingin berniat jahat kepadamu, seperti misalnya mencuri data-data pentingmu atau memanfaatkanmu untuk melakukan penipuan.

Karenanya, sebaiknya kamu tidak begitu saja mengirimkan atau menyetujui permintaan untuk saling terhubung dengan orang yang tidak kamu kenal. Lagipula, LinkedIn bukan platform untuk banyak-banyakan cari teman, kan?

11. Mengirim permintaan untuk terhubung berkali-kali ke orang yang sama

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Kalau kamu sudah mengirimkan permintaan untuk connect ke satu orang dan tak kunjung di-accept, hindari untuk menghapus requestmu dan mengirimkannya kembali ke orang yang sama. LinkedIn akan secara otomatis mengingatkan orang yang sudah kamu undang untuk saling terhubung.

12. Memaksa orang lain untuk meng-endorse atau menulis rekomendasi untukmu

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Mendapatkan endorse atau rekomendasi positif memang bisa memperkuat profil LinkedInmu. Tapi, bukan berarti kamu memaksa orang lain untuk menuliskan endorse atau rekomendasi itu untukmu.

Kalau kamu meng-endorse atau menulis rekomendasi untuk orang lain, sebaiknya kamu gak memaksa mereka untuk balik menuliskannya untukmu. Kalau mau, kamu bisa meminta secara lembut dengan orang yang pernah bekerja denganmu tanpa memaksa.

13. Tidak mengenali berbagai fitur di LinkedIn

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Sama seperti di medsos lain, LinkedIn juga punya berbagai fitur yang bisa kamu pilih, seperti fitur privasi. Sebaiknya hindari untuk mengabaikan fitur-fitur yang ada karena bisa jadi sangat berguna untukmu.

Kalau kamu mau menghindari pembaruan profilmu di LinkedIn, kamu bisa mengaktifkan mode untuk menyembunyikan pembaruan aktivitas profilmu. Ini penting karena kalau kamu terlalu sering melakukan update, maka akan muncul dan menjadi spam di notifikasi akun orang lain. 

Sementara itu, kalau kamu sedang mencari pekerjaan baru, kamu bisa mengaktifkan fitur “let recruiters know you’re open to opportunities” pada bagian profilmu. Mengaktifkan fitur ini penting supaya recruiters tahu kamu sedang terbuka untuk tawaran pekerjaan.

14. Masuk ke grup yang salah di LinkedIn

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Di LinkedIn, tersedia banyak grup yang bisa kamu pilih. Meski begitu, jangan sampai kamu memilih grup yang salah ya! Kalau kamu berkutat di dunia pertanian, misalnya, maka jangan sampai kamu malah masuk ke grup psikologi.

Salah masuk grup bisa mengurangi kesempatan untuk bertanya atau memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahlianmu.

15. Menanyakan nomor telepon atau kontak melalui update status secara terbuka

Agar Tampak Profesional, 15 Hal Ini Sebaiknya Kamu Hindari di LinkedIn

Tidak bisa dianggap remeh, jangan pernah menanyakan atau memberikan identitas kontak seperti nomor HP atau email melalui update status secara terbuka di LinkedIn. Selain menunjukkan kalau kamu tidak profesional, tindakan ini juga memungkinkan terjadinya pencurian data oleh pihak tak bertanggung jawab.

Nah, sekarang sudah tahu dong guys, do’s and don’ts-nya dalam menggunakan LinkedIn. Yuk, hindari hal-hal tadi supaya profil LinkedInmu dilirik perekrut kerja dan kariermu meningkat.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close