Nasional

Peristiwa 17 September: Perang Jawa Britania-Belanda hingga Berdirinya PMI Nasional

Peristiwa 17 September: Perang Jawa Britania-Belanda hingga Berdirinya PMI. Sejumlah peristiwa selalu saja terjadi setiap hari di berbagai penjuru dunia.

JAKARTA – Sejumlah peristiwa selalu saja terjadi setiap hari di berbagai penjuru dunia. Kejadian itu terekam dan menjadi catatan sejarah. Seperti peristiwa yang terjadi pada 17 September. Untuk kembali mengingat peritiwa itu, mengulas beberapa peristiwa yang terjadi berdasarkan Wikipedia:

1811 – Perang Jawa Britania-Belanda

Perang

Gubernur Jendral Hindia Belanda, Herman Willem Deandels melakukan penguatan terhadap wilayah Pulau Jawa guna mengantisipasi serangan dari Inggris. Saat itu Gilbert Elliot pemilik perusahaan Hindia Timur Britania merebut sejumlah pulau. Bersama pasukannya Gilbert berangkat ke jawa dan merebut kota pelabuhan Batavia dan memaksa pihak Belanda menyerah di Semarang.

Letnan Gubernur Jawa yang dilantik, Thomas Stamfors Raffles mengakhiri metode pemerintahan Belanda, membebaskan sistem kepemilikan tanah, dan memperluas perdagangan. Pada Kongres Wina 1815 diputuskan bahwa Britania harus mengembalikan Jawa dan kekuasaan Hindia Belanda lainnya kepada Belanda sebagai bagian dari persetujuan yang mengakhiri Perang Napoleon.

1945 – PMI Didirikan

PMI

Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan.

PMI selalu mempunyai tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. Sampai saat ini PMI telah berada di 33 PMI Daerah dan sekitar 408 PMI Cabang di seluruh Indonesia.

Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebetulnya sudah dimulai sebelum Perang Dunia II, tepatnya 12 Oktober 1873. Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama Nederlandsche Roode Kruis Afdeeling Indie (Nerakai) yang kemudian dibubarkan pada saat pendudukan Jepang.

Perjuangan mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) diawali 1932. Kegiatan tersebut dipelopori Dr. Senduk dan Dr. Bahder Djohan dengan membuat rancangan pembentukan PMI. Rancangan tersebut mendapat dukungan luas terutama dari kalangan terpelajar Indonesia, dan diajukan ke dalam Sidang Konferensi Narkai pada 1940, akan tetapi ditolak mentah-mentah.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close