Lifestyle

Rabu Galau? Ini Tips ala Inez Kristanti dan Dita Soedarjo Lifestyle

Rabu Galau? Ini Tips ala Inez Kristanti dan Dita Soedarjo. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah pengertian terhadap peristiwa yang terjadi.

PEREMPUAN seringkali dianggap sebagai sosok yang paling mudah galau jika menyangkut urusan percintaan. Entah itu karena kandasnya hubungan yang tengah dibina maupun tak kunjung menikah.

Hal-hal semacam itu memang dapat menimbulkan perasaan gundah, terlebih saat melihat orang-orang di sekitar telah menemukan pasangan hidup. Kehilangan seseorang yang dicintai memang bukan hal yang mudah dan pastinya membuat kita galau.

Butuh kebesaran hati dan usaha keras untuk menghadapinya, namun bukan berarti saat kehilangan seseorang harus memaksakan diri agar semuanya terlihat baik-baik saja. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah pengertian terhadap peristiwa yang terjadi.

Pengertian yang dimaksud adalah pemahaman jika kepedihan karena kehilangan seseorang dapat berkurang seiring berjalannya waktu. Hal ini pula yang dikatakan oleh psikolog klinis, Inez Kristanti.

View this post on Instagram

Putus. Cerai. Kehilangan teman. Kehilangan pekerjaan. Mantan jadian lagi. Mantan tunangan. Mantan nikah. Percayalah, aku tau gimana pedihnya. Persoalannya menurutku, bukan untuk memaksa kita merasa baik-baik saja. Maksudku, siapa yang bisa merasa baik-baik saja kalau kehilangan?? Tapi untuk mengerti, bahwa pedih yang dirasakan besok bisa berkurang dari pedih yang dirasakan hari ini. Dan lusa berkurang lagi. Untuk mengerti, bahwa berkurangnya pedih esok hari juga tergantung bagaimana kita menyikapi pedih hari ini. Kalau yang bikin pedih adalah melihat social media-nya dia, kenapa harus dilihat lagi? Kalau yang bikin pedih adalah denger lagu-lagu sedih, kenapa harus didengar lagi? Kalau yang bikin pedih adalah berusaha menahan tangis, kenapa gak ditangisi aja? Dan mengerti, bahwa kuatmu bukanlah dari kamu menyangkal perasaanmu. Tetapi dari mengenali apa yang kamu rasakan, berdamai dengannya, dan memilih untuk melangkah ke depan. ?: @catwomanizer

A post shared by Inez Kristanti (@inezkristanti) on Jun 22, 2019 at 3:44am PDT

Melalui keterangan foto yang diunggah ke akun Instagram pribadi, dirinya menegaskan kepedihan karena kehilangan bisa berkurang tergantung cara menyikapinya.

“Kalau yang bikin pedih adalah melihat social media-nya dia, kenapa harus dilihat lagi? Kalau yang bikin pedih adalah dengar lagu-lagu sedih, kenapa harus didengar lagi? Kalau yang bikin pedih adalah berusaha menahan tangis, kenapa gak ditangisi aja?” tulis Inez seperti yang kutip dari akun @inezkristanti, Rabu (26/5/2019).

Dia menambahkan, seseorang juga perlu mengerti jika kekuatannya untuk menghadapi kehilangan bukan dengan cara menyangkal perasaan. “Tetapi dari mengenali apa yang kamu rasakan, berdamai dengannya, dan memilih untuk melangkah ke depan,” tandas Inez.

Mengatasi galau ala Dita Soedarjo.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close