Economy

Ingin Ekonomi Stabil, Berikut 26 Program Prioritas Pemerintah Economy

Ingin Ekonomi Stabil, Berikut 26 Program Prioritas Pemerintah. Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menetapkan 26 program prioritas pada 2020 yang akan menjadi acuan dalam mendukung pelaksanaan kerja pemerintah dalam bidang ekonomi.

JAKARTA – Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menetapkan 26 program prioritas pada 2020 yang akan menjadi acuan dalam mendukung pelaksanaan kerja pemerintah dalam bidang ekonomi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Jakarta, Selasa, mengatakan program ini dirancang untuk mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020.

Beberapa program prioritas dalam RKP tersebut antara lain bidang infrastruktur dan pemerataan wilayah, nilai tambah sektor riil, industrialisasi, dan kesempatan kerja, ketahanan pangan, air, energi dan lingkungan hidup.

“Program-program ini sejalan dengan tema besar RKP 2020 yaitu peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan berkualitas,” kata Darmin Nasution.

Darmin menjelaskan saat ini pagu indikatif Kemenko Perekonomian pada 2020 ditetapkan sebesar Rp409,35 miliar atau mengalami penurunan Rp4,8 miliar dari pagu anggaran 2019.

Meski demikian, penurunan anggaran tersebut diharapkan tidak menurunkan kinerja Kemenko Perekonomian yang mengalami kenaikan dari segi program prioritas maupun program reguler.

Ia juga mengatakan realisasi anggaran Kemenko Perekonomian sudah berjalan dengan baik hingga akhir Mei 2019, yang didukung target penyerapan pada akhir tahun mencapai 97 persen.

Dalam kesempatan ini Darmin Nasution ikut memaparkan kondisi perekonomian nasional yang stabil meski terjadi ketidakpastian ekonomi global. Kinerja perekonomian ini didukung tingkat inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan target yang ditetapkan dalam APBN.

Tidak hanya itu, kualitas pertumbuhan ekonomi yang semakin baik ditandai dengan tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, dan rasio gini yang menurun.

Darmin juga menyebut Indonesia juga menjadi salah satu negara tujuan investasi seiring dengan membaiknya peringkat utang dengan penilaian layak investasi serta meningkatnya peringkat daya saing.

Terkait sasaran pembangunan ekonomi pada 2020, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan sebesar 8,5-9,0 persen, tingkat pengangguran sebesar 4,8-5,0 persen, dan rasio gini sebesar 0,375-0,380.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close