Economy

Pemerintah Akan Pangkas Kompensasi Subsidi Listrik PLN Economy

Pemerintah Akan Pangkas Kompensasi Subsidi Listrik PLN . Pemerintah berencana mengurangi pembayaran kompensasi kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)

JAKARTA – Pemerintah berencana mengurangi pembayaran kompensasi kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal ini untuk mengurangi beban pada keuangan negara.

Adapun kompensasi adalah penggantian Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik yang harus dibayarkan pemerintah, karena tarif penjualan tenaga listriknya lebih rendah dibandingkan harga keekonomiannya. Kompensasi juga belum diperhitungkan dalam subsidi.

Di sisi lain, kondisi yang turut membebani fiskal adalah pembayaran kompensasi pada pihak PLN, sebab sejak 2017 tidak pernah ada penyesuaian tarif dasar listrik. Sehingga selisih antara harga keekonomian tersebut harus ditanggung pemerintah.

“Selisih tarif ini ditaruh sebagai kompensasi, diaduit oleh BPK, dan dinyatakan diterima oleh BPK. Namun ini kita tidak inginkan berlarut-larut, karena itu salah satu arahan kebijakan ke depan adalah mengurangi kompensasi ini,” jelasnya.

Menurutnya, selain mengurangi risiko keuangan negara, pemangkasan kompensasi juga akan mengurangi risiko keuangan pada PLN.

Kendati demikian, Suahasil menyatakan, pemerintah belum membuka opsi untuk menaikan tarif dasar listrik guna mengurangi selisih harga yang dijual oleh PLN dengan harga keekonomian. Kata dia, hal ini masih akan dibahas lebih lanjut.

“(Mengenai opsi menaikkan tarif listrik) nanti kita lihat waktu kita menyusun APBN (2020),” tutup dia.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close