Entertainment

Mary Pickford, Perempuan Pertama yang Dikontrak Hollywood 1 Juta Dollar AS Entertainment

Mary Pickford, Perempuan Pertama yang Dikontrak Hollywood 1 Juta Dollar AS. Mary Pickford berhasil mencatatatkan namanya dalam sejarah karena nilai kontrak yang dinilai sangat besar, yaitu sekitar 1 juta dollar AS.

News – Dunia hiburan memang kerap menyimpan kisah menarik. Gaya hidup pelaku dunia hiburan yang glamor serta bayaran yang tinggi membuat banyak orang yang berharap kesuksesan di dunia entertainment.

Kekayaan dan bergelimang harta menjadi bagian tak terpisahkan bagi artis yang meniti karier di jagad selebritas.

Perjalanan untuk sukses di dunia hiburan tentu tak instan, dan melalui jalan yang berliku. Tak mudah untuk menjalin kontrak dengan perusahaan untuk bisa berkarier di dunia ini.

Hal ini juga yang dialami Mary Pickford, perempuan Kanada yang berkecimpung di Hollywood. Dia berhasil mencatatatkan namanya dalam sejarah karena nilai kontrak yang dinilai sangat besar.

Dilansir dari BBC News, dia menandatangani kontrak dengan Adolph Zukor yang merupakan pendiri Paramount Pictures pada 24 Juni 1916.

Kontrak senilai 1 juta dollar AS telah disejutui dan menjadikan Pickford sebagai aktris perempuan  pertama yang berhasil dikontrak 1 juta dollar AS. Kontrak fenomenal ini bukan hanya membuatnya sebagai artis peran, tapi juga sebagai produser.

Hari Ini dalam Sejarah: Pilot Perempuan Pertama Terbang dari Inggris ke Australia

Sejak kecil

Mary Pickford terlahir dengan nama Gladys Louise Smith di Toronto, Kanada pada 1892. Dia merupakan anak seorang imigran dari Inggris dan ibunya merupakan seorang penjahit.

Ketika memasuki usia 7 tahun, dia ikut teater kecil dan menunjukkan bakatnya. Mary kecil ikut dalam banyak drama dan memainkan peran utama dalam setiap pertunjukan.

Genap di usia 8 tahun, dia menjadi aktris cilik yang begitu terkenal. Namanya kian terkenal karena mengikuti tur ke beberapa kota untuk drama.

Pada 1908 Mary Pickford mulai masuk ke dunia film. Tak lama setelah itu, dia mulai melakukan promosi film dan berkeliling ke bioskop-bioskop.

Pickford menarik perhatian sutradara film seperti DW Griffith. Dia menawarkan bayaran 5 dollar sehari untuk bekerja di perusahaan produksi yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

Sampai 1909, Mary membuat 51 film bersama Griffith. Film-film yang beredar pada awal 1900-an berbeda dengan saat ini, yakni hanya film bisu berwarna hitam putih dan berdurasi 15 hingga 20 menit.

Selama beberapa tahun berikutnya, Mary terus membuat film. Di depan kamera, dia memainkan segalanya dari pelayan hingga putri.

Kisah Perempuan AS Berhasil Kunjungi Seluruh Negara di Dunia dalam 18 Bulan

Kesuksesan
Kariernya semakin cemerlang dan pada 1914 dia menjadi aktris dengan bayaran tertinggi di Amerika Serikat. Ketika itu dia menerima gaji sekitar 1.000 dollar per minggu.

Puncak dari kariernya terjadi pada 1916, ketika menandatangi kontrak bombastis. Kontrak tersebut berkisar 1.040.000 dollar AS selama dua tahun. Dia juga menerima imbalan lain untuk membuat enam film dan menerima 50 persen dari keuntungan.

Pada 1919, ia bekerja sama dengan Charlie Chaplin, Douglas Fairbanks dan DW Griffith untuk membentuk perusahaan distribusi independen, United Artists.

Seperti banyak bintang film bisu lainnya, dia terus memproduksi film dan menjadi perempuan berpengaruh di Hollywood. Terkenal dengan rambut panjang dan keritingnya, Mary Pickford akhirnya tampil pada film bersuara pertamanya berjudul Coquette pada 1929.

Sayangnya, film itu menjadi awal dari akhir popularitasnya yang luar biasa. Dia telah memotong rambut keritingnya dan penggemar film terkejut karena “simbol” Mary Pickford telah hilang.

Pemotongan rambut termuat pada halaman depan di New York Times. Meski begitu, Mary Pickford berhasil memenangkan Piala Oscar untuk Aktris Terbaik dalam film Coquette.

Mary Pickford meninggal karena pendarahan otak pada tahun 1979, tak lama setelah mendapatkan kembali kewarganegaran Kanada.

Pada 1999 Institut Film Amerika Serikat menempatkan Mary Pickford sebagai daftar bintang perempuan terbesar di Hollywood. Sejumlah gedung teater terkait menggunakan namanya sebagai penghormatan.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close