Nasional

Fadli Zon & Sandi Dorong Anak Muda Jadi Petani Nasional

Fadli Zon & Sandi Dorong Anak Muda Jadi Petani. Kita ingin mendorong pemuda agar tidak malu menjadi petani, seperti yang dilakukan oleh anak muda di Korea Selatan.

JAKARTA – Ketua Umum HImpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Fadli Zon mengatakan regenerasi petani jadi perhatian penting bagi HKTI dan Pemuda Tani Indonesia. Dalam acara Jambore Nasional di kawasan Gunung Geulis, Bogor, Fadli pun mendorong anak-anak muda agar tak lagi malu menjadi petani.

“Kita ingin mendorong pemuda agar tidak malu menjadi petani, seperti yang dilakukan oleh anak muda Korea Selatan berani mengambil inovasi dan berlomba-lomba menjadi petani dengan penghasilan ratusan ribu dolar perbulan,” ujar Fadli, Rabu (28/8/2019).

Fadli Zon mengatakan, di Korea Selatan, warganya bahkan telah meninggalkan konvensional farming menjadi smart farming dan sudah menuju digital farming.

“Langkah-langkah ini yang harus kita contoh dan di inovasikan untuk mengembalikan swasembada pangan dan kesejahteraan petani Indonesia,” kata Fadli Zon.

Fadli dan Sandi dorong anak muda jadi petani (Foto: Istimewa)

Di acara yang sama, Mantan Cawapres, yang juga seorang pengusaha muda, Sandiaga Uno menyampaikan, pemuda harus mengedepankan silaturahim, bermitra, agar mendapatkan umur panjang dan rezeki melimpah dalam menjalankan usahanya.

“Kedua bersyukur untuk mendapatkah berkah dalam hidup. Dan yang ketiga adalah disiplin dengan 4 “AS” yaitu Kerja Keras, Kerja cerdas, kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas,” ujar Sandi.

Tantangan pertanian kedepan, sambungnya, adalah perubahan iklim ekstrim sehingga anak muda harus berani mengabil peran inovasi untuk menyelamatkan pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.

“Harapan saya, petani muda dapat tumbuh menggantikan generasi tua. Kita hilangkan mitos bahwa petani itu tua dan miskin, kita harus ciptakan keadaan bahwa menjadi petani itu keren,” kata Sandiaga.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close