Nasional

Ironi Dugaan Suap 2 Jaksa di Jateng: Harusnya Mengawasi, Malah Perkaya Diri Nasional

Ironi Dugaan Suap 2 Jaksa di Jateng: Harusnya Mengawasi, Malah Perkaya Diri. KPK menduga Eka membantu mengarahkan pengusaha Gabriella agar mendapatkan proyek pemerintah dengan sejumlah imbalan.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap tangan oknum Jaksa pada Senin, 19 Agustus 2019. ?Dari hasil gelar perkara, KPK menetapkan dua Jaksa di Jawa Tengah yakni Eka Safitra dan Satriawan Sulaksono serta pengusaha, Gabriella Yuan Ana sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pemulusan proyek pemerintah.

Ironisnya, Jaksa pada Kejari Yogyakarta Eka Safitra yang menjadi tersangka dalam kasus ini, merupakan anggota Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). Eka mempunyai tugas untuk melaksanakan pengawasan serta pencegahan penyimpangan proyek pemerintah.

Namun, imbuh Alexander, oknum Jaksa anggota TP4D yang seharus?nya mengawasi justru menyalahgunakan kewenangannya. Dalam perkara ini, Eka Safitra diduga telah memperkaya dirinya sendiri serta orang lain dari proyek pemerintah.

“KPK memahami pembentukan TP4D oleh Jaksa Agung adalah respon yang baik atas arahan Presiden yang menyinggung tentang lambannya penyerapan anggaran karena para kepala daerah takut mengambil kebijakan apabila pidana. Sangat disayangkan peran pengawasan ini malah menjadi lahan memperkaya diri sendiri dan pihak lain oknum tertentu,” ucapnya.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close