Lifestyle

Cerita Seru Putra Ahok, dari Tak Tahu Fesyen hingga Jadi Fashionable Lifestyle

Cerita Seru Putra Ahok, dari Tak Tahu Fesyen hingga Jadi Fashionable. Sean menyadari fesyen bukan sekadar apa yang dipakai, namun bisa memperlihatkan karakter orang tersebut.

News –  Putra mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Nicholas Sean, sejak April 2019 lalu mendirikan bisnis barunya bersama temannya, Olwen Salim.

Keduanya mengeluarkan brand fesyen bernama Se.Indonesia. Brand tersebut memiliki beberapa jenis produk, antara lain kaus, celana, dan hoodie.

Nama Besar Ahok di Balik Sukses Brand Fesyen se.Indonesia…

Berbeda dengan kebanyakan pebisnis fesyen, Sean awalnya tidak tahu sama sekali soal bidang barunya itu.

“Saya gak ngerti fashion, lebih mirip papa (Ahok),” ujar Sean kepada News di Poppins Bazaar di Parijs Van Java Mall, Bandung, akhir pekan lalu.

Dia mengaku, sejak dulu hanya mengenakan pakaian yang diberikan ibunya, Veronica Tan.

Jika sang ibu belum membelikan baju baru, maka ia akan mengenakan baju yang ada.

Ia sama sekali tidak berpikir untuk membeli pakaian, atau menyukai pakaian jenis apa. Sean mengaku hanya mengenakan pakaian yang ada di rumah.

Ahok Siap Nge-vlog Lagi, Nicholas Sean Bocorkan Kontennya…

Seiring berjalannya waktu, dia bertemu dengan banyak teman dan lalu memulai bisnis fesyen. Keingintahuannya terhadap hal ini pun tumbuh.

“Asik juga belajar fesyen, ternyata taste orang beda-beda,” ungkap Sean.

Selain itu, pemahamannya pun kian menjadi seru. Sebab, dia menyadari fesyen bukan sekadar apa yang dipakai, namun bisa memperlihatkan karakter orang tersebut.

“Fesyen  memiliki sebuah pesan yang ingin disampaikan bagi orang yang melihatnya,” tutur dia.

Kini, Sean berubah menjadi tampil lebih modis.

Ahok: Masih Banyak yang Lebih Cocok Jadi Menteri daripada Saya

Dalam Poppins Bazaar di PVJ Bandung, Sean mengenakan kaus hitam lengan pendek bertuliskan se.Indonesia, dipadupadankan dengan celana hitam serta sneakers.

Tak hanya berdagang, sosok Sean pun menjadi buruan pengunjung bazaar untuk berfoto.

Dari mulai anak kecil, remaja, hingga emak-emak meminta berfoto bareng pemuda kelahiran 17 September 1998 itu.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close