Nasional

Cak Imin Tidak Lagi Ngotot ingin Menjadi Ketua MPR Nasional

Cak Imin Tidak Lagi Ngotot ingin Menjadi Ketua MPR. Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan keharmonisan partai koalisi lebih diutamakan dari pada berebut Ketua MPR.

News, Jakarta-Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar tak lagi ngotot menginginkan jabatan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat. Cak Imin, sapaan Muhaimin, mengatakan figur ketua MPR akan dibicarakan bersama-sama di internal partai koalisi pengusung Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Nanti kita lihat figur ketua yang paling pas. Saya sih silakan saja kalau ada yang lebih baik dari saya, saya enggak ada masalah,” kata Muhaimin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 2 Agustus 2019.

Muhaimin lantas bergurau bahwa dirinya siap menjadi Ketua MPR jika dianggap sebagai figur terbaik dari para calon yang ada. “Tapi kalau lebih baik saya kenapa bukan saya, kan kira-kira gitu,” kata dia sembari tertawa. “Tapi kalau ada yang lebih baik dari saya ya monggo, tapi belum ada keputusan.”

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Jazilul Fawaid menyampaikan hal senada. Jazilul berujar, partainya mengutamakan kesepakatan dalam koalisi pengusung Jokowi-Ma’ruf. Hal ini disampaikan Jazilul saat ditanya apakah partainya legawa jika Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tak mendapatkan kursi ketua MPR.

“Asal kesepakatan, selama ini PKB ikut dengan kesepakatan dalam koalisi Pak Jokowi,” kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.

Muhaimin mengimbuhkan partai koalisi Jokowi-Ma’ruf sepakat membicarakan masalah paket pimpinan MPR secara bersama-sama. Dia tak membantah atau membenarkan saat ditanya apakah partai koalisi sudah sepakat memberikan kursi ketua MPR untuk Partai Golkar, sebagaimana diklaim Golkar sebelumnya.

“Belum sepakat untuk formula struktur. Belum sepakat sampai ke sana, tapi pokoknya kebersamaan terjaga,” kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini.

Sebelumnya, Partai Golkar menyatakan sudah mengunci jabatan Ketua MPR. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Freidrich Lodewijk Paulus mengatakan pembicaraan di internal koalisi perihal ini sudah kian mengerucut. “Peluangnya memang yang paling besar Golkar. Sudah mulai mengarah ke sana,” kata Lodewijk kepada Tempo, Selasa malam, 31 Juli 2019.

Tags

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close