Hujan Lebat Ditambah Air Laut Pasang, Kampung Branjangan Surabaya Masih Dikepung Banjir

surabayanews.co.id - Banjir dengan ketinggian 40 CM masih mengepung Kampung Branjangan, Kelurahan Tambaksariyoso, Kecamatan Asem Rowo Suroboyo, akibat hujan lebat yang terjadi Kamis (12/1) malam. Ketinggian banjir...

126
126

surabayanews.co.id – Banjir dengan ketinggian 40 CM masih mengepung Kampung Branjangan, Kelurahan Tambaksariyoso, Kecamatan Asem Rowo Suroboyo, akibat hujan lebat yang terjadi Kamis (12/1) malam. Ketinggian banjir juga diperparah dengan kondisi air laut yang saat itu sedang pasang.

Hingga saat ini, banjir masih merendam kawasan Branjangan, Kelurahan Tambaksariyoso, Kecamatan Asem Rowo Surabaya yang berada dipesisir laut. Bahkan pada Kamis (12/1) malam, curah hujan yang tinggi semakin membuat ketinggian air di kawasan Asemrowo mencapai lebih dari 100 CM. Banjir yang menggenangi hampir seluruh rumah warga Asem Rowo, sampai saat ini belum juga bisa surut. Ketinggian air di perkampungan pesisir laut tersebut, hingga kini masih mencapai 40 CM.

Menurut warga setempat, belum surutnya air yang menggenangi kampung mereka, disebabkan sistem drainase yang buruk, ditambah pula kondisi air laut yang sedang pasang saat itu. Banjir yang selalu terjadi saat musim penghujan, dipengaruhi juga oleh penyempitan sungai dibagian hulu yang kini semakin banyak berdiri bangunan liar di perkampungan nelayan, yang membuat saluran air banyak tersumbat.

Warga berharap, banjir musiman yang selalu terjadi saat musim hujan, bisa segera dicarikan solusisanya oleh Pemerintah Kota Surabaya. Apalagi janji Walikota Surabaya Tririsma Harini yang akan membangun pompa air dan tanggul mulai dari kawasan Bayu Urip dan Kali Anak, diharapkan warga bisa segera direalisasikan. Selain membuat aktifitas warga terganggu, banjir yang selalu terjadi saat curah hujan tinggi, juga banyak menimbulkan penyakit.

In this article

Join the Conversation