Buka Warkop, Dua Warga Nganjuk Sediakan Kopi Dan Jajakan Sabu

surabayanews.co.id – Kepepet butuhan urip, bakul kopi nang Blauran Suroboyo nekat ngedarno sabu. Ga cuma ngedarno, bakul kopi iki yo nyediakno panggon gawe wong-wong sing arep mendhem...

103
103

surabayanews.co.id – Kepepet butuhan urip, bakul kopi nang Blauran Suroboyo nekat ngedarno sabu. Ga cuma ngedarno, bakul kopi iki yo nyediakno panggon gawe wong-wong sing arep mendhem sabu.

Dua kawan baik, yakni Kusmanhaji (37) dan Teguh (34) yang berasal dari Kabupaten Ngajuk Jawa Timur tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan menghuni hotel prodeo.

Berniat merantau ke Surabaya untuk mengadu nasib dengan membuka sebuah warkop dan menjajakan aneka minuman. Keduanya justru nekat mengembangkan usahanya dengan mengedarkan sabu. Bahkan parahnya, untuk melancarkan askinya sebagai penjual sabu, keduanya nekat pula menyediakan tempat bagi para pembeli untuk menikmati sabu mereka.

Usaha sambilan kedua tersangka inipun akhirnya berhasil di bongkar oleh pihak kepolisian, setelah adanya informasi dari warga sekitar yang resah, karena lingkungan sekitar mereka dijadikan tempat peredaran narkoba. Saat diperiksa polisi, kedua tersangka mengaku nekat menjajakan sabu karena alasan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Dari tangan keduanya, polisi berhasil menyita dua paket sabu siap edar dengan berat total 1 gram.

Kompol Yhogi Hadisetiawan selaku Kapolsek Dukuh Pakis Surabaya, memastikan jika keduanya akan dijerat dengan pasal tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.

In this article

Join the Conversation