Sambut Natal, Sinterklas ajak Anak Yatim makan bersama di Restoran Mewah

surabayanews.co.id - Rabu 21 Desember 2016, Mediterraneo Surabaya mengundang sekitar 30 anak yatim dari Panti Asuhan Kasih Agape Surabaya untuk makan siang bersama dalam rangka menyambut Hari...

264
264

surabayanews.co.id – Rabu 21 Desember 2016, Mediterraneo Surabaya mengundang sekitar 30 anak yatim dari Panti Asuhan Kasih Agape Surabaya untuk makan siang bersama dalam rangka menyambut Hari Raya Natal.

Sebelum acara makan, para anak yatim mulai dari usia Balita hingga Sekolah Menengah berkumpul di ruangan tengah restoran untuk berdoa dan bernyanyi bersama, terlihat raut gembira di wajah mereka saat melantunkan lagu-lagu pujian.

Hingga waktu menunjukan pukul jam 12 siang, dengan tertib mereka menuju halaman belakang untuk bersiap makan. Berbagai hidangan khas Itali yang sangat menggugah selera pun sudah tertata cantik diatas meja, mulai dari pizza, spaghetti hingga pasta.

Meski secara tampilan sangat menarik, tapi justru tidak sedikit dari para anak yatim yang merasa aneh ketika menyantap hidangan dengan cita rasa khas Itali tersebut. Bahkan ada diantara mereka yang mencampur pizza dengan nasi, sontak tingkah polos mereka ini mengundang senyum Chef Restoran yang asli orang Itali.

Kenyang setelah makan siang, kegembiraan masih terus berlanjut dengan kedatangan Sinterklas di tengah-tengah mereka. Namun Sinterklas tidak datang sendiri, Ia bersama dengan Pit Hitam.

Menurut cerita, Pit Hitam adalah teman Sinterklas yang membawa tongkat dan karung untuk menakut-nakuti anak kecil agar mereka tidak nakal. Karena jika ketahuan nakal, Pit Hitam akan membawa dan memasukan anak tersebut ke dalam karung.

Tak heran ketika melihat Pit Hitam, ada seorang anak kecil yang ketakutan dan menangis. Tapi dengan cepat Sinterklas langsung menghibur dengan tawa khasnya “ho-ho-ho”. Sinterklas juga mengajak anak-anak untuk terus berbuat baik serta jangan nakal, karena Sinterklas hanya akan memberi hadiah kepada anak baik.

Akhirnya tiba waktu yang paling dinanti-nanti, yaitu saatnya Sinterklas bagi-bagi hadiah. Anak-anak pun langsung berteriak kegirangan, mereka rasanya sudah tidak sabar menerima Kado Natal pemberian dari Sinterklas.

Satu-persatu anak dipanggil maju kedepan untuk menerima Kado Natal dari Sinterklas. Meski nilainya tidak seberapa, tapi tak dapat dipungkiri nampak ekspresi gembira di setiap raut wajah mereka. Rasa syukur pun mereka panjatkan atas berkat Natal yang diterima.

In this article

Join the Conversation